Cara Menanam Daun Sirih Merah

Posted on

Cara Menanam Daun Sirih MerahVideo Cara Menanam Sirih Merah, Cara menanam daun sirih dengan air, Cara Menanam Sirih Belanda. video cara menanam daun sirih, cara agar daun sirih tidak layu, syarat tumbuh sirih merah, cara mencangkok sirih merah, cara berkembang biak daun sirih hijau.

Cara menanam sirih merah adalah hal yang tidak sulit atau menyusahkan untuk dilakukan.

Ada beberapa langkah yang biasanya dilakukan cara menanam sirih merah. Yakni teknik memotong, teknik merunduk, dan teknik memotong air.

Cara Menanam Daun Sirih Merah

Tetapi tanaman sirih jenis ini membutuhkan ketekunan dalam perawatannya.

Karena selain mayoritas orang Indonesia yang akrab dengan menanam jenis tanaman ini, tanaman ini kaya akan manfaat dan sering digunakan sebagai obat.

Sirih merah diyakini mampu diabetes mengobati, radang tenggorokan, peluncuran menstruasi dan keputihan untuk wanita dan menghilangkan bau mulut.

Jadi tidak mengherankan kalau tanaman ini banyak ditanam di pekarangan rumah. Yaitu sebagai obat alami serta penanaman hias untuk orang yang menyukai seni tanaman hias.

Untuk lebih jelasnya sebelum mengetahui cara menanam sirih merah dengan benar.

Maka Anda bisa terlebih dahulu mempelajari karakteristik dan habitat awal tanaman ini sehingga nantinya bisa tumbuh kuat dan sehat.

Sirih merah adalah tanaman yang memiliki cara hidup dengan menyebarkan.

Tanaman ini juga menyukai tempat yang tidak terkena sinar matahari penuh selama 1 hari (tempat teduh). Karena tanaman merambat, tidak jarang tanaman ini menyebar di pohon yang lebih besar.

Sehingga sirih merah menaungi tanaman. Daun tanaman ini akan tumbuh lebar dan batangnya tampak terisi karena habitat aslinya berada di tempat yang teduh.

Cara Menanam Sirih Merah dengan Menambah Daun

Cara Menanam Sirih Merah dengan Menambah Daun

Cara menanam sirih merah dan budidaya bisa melalui pembibitan dan pembibitan.

Baca Juga :  Cara Posting Di Blog Lewat Hp

Sedangkan untuk diskusi sebelumnya, teknik yang biasa dilakukan adalah memotong dan menekuk batang.

Untuk berkembang biak dengan teknik tunggul, bisa dilakukan jika tanaman sudah mulai menyebar atau sudah berkembang pesat.

Hama sirih merah utama adalah jenis hewan yang memakan daun seperti semut, siput kecil dan siput.

Tetapi jika nanti daun yang terkena hama ini akan diberikan obat jangan menggunakan pestisida terlebih dahulu dalam mengusir serangan. Karena metode ini akan mengganggu kinerja maksimal daun.

Inilah Cara menanam Sirih Merah menggunakan 3 teknik yang umum digunakan:

Teknik Stek

Cara menanam sirih merah menggunakan teknik stek adalah teknik termudah untuk pemula. Untuk itu langkah-langkah yang perlu diperhatikan adalah:

  • Siapkan media tanam seperti pasir, tanah dan kompos dengan perbandingan 1: 1
  • Tanah yang telah dicampur dengan kompos sebelumnya dimasukkan ke dalam polybag. Ukuran polybag berdiameter 10 cm dengan syarat bagian bawah polybag telah dilubangi.
  • Pilih batang tanaman tua.
  • Potong 2 segmen batang sirih merah, pilih batang yang memiliki 2 hingga 3 daun
  • Rendam potongan batang selama sekitar 15 menit di dalam air.
  • Kemudian masukkan stek ke dalam media polybag yang disediakan.
  • Langkah selanjutnya adalah menempatkan stek di tempat teduh. Sekitar 60% hanya sinar matahari.
  • Jaga agar kebutuhan air Anda terpenuhi dengan menyiramnya secara teratur.

Teknik Menghindar

Cara menanam sirih merah menggunakan teknik ini hampir sama dengan teknik stek, yaitu:

  • Pemotongan batang dilakukan setelah akar batang yang sudah mulai tumbuh.
  • Pilih sulur berukuran panjang.
  • mengaturnya sehingga sulur-sulur dapat menekuk dan menempel pada media yang sedang tumbuh.
  • Setelah sulur-sulur di media mulai tumbuh akar. Kemudian sulur bisa dipotong.
  • Pindahkan sulur ke pot / polybag.

Teknik Menggunakan Air

Untuk stek air berbeda dengan teknik penanaman lainnya. Batang yang dipotong sudah tua dan sehat. caranya adalah:

  • Setelah batang dipotong, rendam dalam air. Perhatikan daun sirih tidak direndam.
  • Proses pencelupan berlangsung selama 4-7 hari.
  • Setelah tumbuh akarnya. Batang sirih hitam dapat ditransfer ke media tanam yang telah disiapkan.
Baca Juga :  Ciri-Ciri Situs Lowongan Kerja Terpercaya

Proses Pemanenan Daun Sirih Merah

Proses Pemanenan Daun Sirih Merah

Daun sirih merah siap panen adalah untuk tanaman yang berumur 4 bulan. Pada usia itu 1 tanaman sirih merah memiliki 16 hingga 20 daun.

Pada usia ini, daunnya juga berukuran lebar dengan panjang 15 hingga 20 cm. Namun sebenarnya daun yang siap panen sudah berumur 1 bulan.

Dengan karakteristik daun bersih dan warna-warna mengkilap. Jika Anda ingin memanen daun setengah baya, hasilnya adalah tanaman berkualitas tinggi. Karena mengandung zat yang aktif tingkat tinggi.

Ciri Khas Daun Sirih Merah yang baik adalah bila dipegang terasa tebal dan kaku.

Sebab aroma daunnya tajam dan pahit. Jika tanaman dalam kondisi baik maka proses panen bisa dilakukan seminggu sekali.

Perawatan harus diambil untuk menghindari memetik daun yang disiram dengan tanah selama musim hujan. Karena kualitas daunnya tidak terlalu bagus dan warnanya bisa pudar.

Perawatan Daun Sirih Merah Pasca Panen

Pasca Panen dapat disortir dengan memenuhi kualitas seperti: daun bersih, tidak layu, tebal, segar dan berkilau. Dapat dibuang untuk daun dalam kondisi cacat dan kusam.

Daunnya dapat direndam dalam air dingin dan bersih selama 15-30 menit untuk menghilangkan kotoran. Bilas dengan air bersih dan tiriskan daun di tempat yang baik.

Selanjutnya, daun sirih merah diranjang / diiris. Lebar irisan sekitar 1 cm, daunnya bisa dikeringkan di atas nampan atau selembar kertas kosong dalam waktu 60 menit.

Hasil daun kering ditutup menggunakan kain steril dan terlindung dari debu, serangga, atau angin.

Masukkan daun kering ke dalam plastik transparan yang tebal. Berikan Silica Gel untuk mengurangi kadar air.

Tutup rapat kantong plastik, beri kedaluwarsa saat daun mulai mengering. Simpan daun di tempat yang bersih dan tidak lembab. Maka kualitas sirih merah bisa bertahan hingga satu tahun.

Cara mengkonsumsi daun sirih merah adalah dengan mengambil 3-4 lembar sirih merah.

Baca Juga :  Teknik Dasar Sepak Bola

Rebus sampai mendidih dalam panci. Saring air matang dalam gelas. Makan saat air ajaib merah hangat atau dingin.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Sirih Merah Menjadi Bisnis Tanaman Hias

Informasi sebelumnya tentang cara menanam sirih merah sebagai obat. Namun sebenarnya tanaman ini juga bisa dijadikan hiasan di depan halaman.

Beberapa hal penting yang bisa dijadikan referensi agar proses penanaman dan usaha sirih merah sebagai hiasan menjadi sukses:

Kenali Habitat dan Siklus Hidup Tumbuhan

Pada dasarnya tanaman ini bisa ditanam di pot gantung. Tetapi harus diperhatikan juga untuk persentase sinar matahari yang mencolok. Cobalah untuk mendapatkan 65% dari sinar matahari yang terpapar.

Memilih Media Tumbuh Seperti Pot dan Polybag Yang Cocok

Pot yang paling dipilih adalah yang berbahan dasar plastik karena ringan, mudah dipindahkan dan praktis. Namun, pot berbasis tanah liat lebih baik dalam melindungi kelembaban tanah.

Pilih tali gantung jika Sirih Merah dibuat sebagai tanaman hias

Tidak sulit menemukan tali pot gantung karena sudah tersedia di pasar dan toko bunga.

Pilih tali yang kuat yang menahan beban tanaman hias. Jangan gantung pot menggunakan tali atau kawat yang dibuat sendiri jika dianggap kurang menarik.

Selain itu, kawat buatan sendiri belum tentu mampu menopang bobot sirih merah hias. Jika memaksakannya itu bisa melukai diri sendiri.

Penyiraman yang Tepat

Sirih merah hias sering dianggap merepotkan karena selalu meneteskan air setelah disiram. Maka untuk mensiasatinya menentukan pot yang memiliki wadah di bawahnya.

Setelah itu, siram tanaman hias Sirih Merah secara perlahan menggunakan selang atau alat semprot.

Demikian Pembahasan Kita Kali Ini Mengenai Cara Menanam Daun Sirih Merah, Terimakasih Telah Setia Bersama kami dan nantikan pembahasan menarik lainnya di sosiologi.co.id. Semoga bermanfaat.