Doa Buka Puasa

Posted on

Doa Buka Puasa – Pada kesempatan kali ini sosiologi.co.id akan membahas materi mengenai Doa Buka Puasa yang akan di jelaskan mulai dari pengertian, ciri, jenis, contoh, konsep, makalah fungsi, struktur dan makalah. Yuk simak pembahasan di bawah ini:

Ketika waktu Maghrib tiba, kita disuruh membaca doa untuk berbuka puasa. Doa puasa Ramadhan, yang benar menurut Sunnah, telah dijelaskan dalam beberapa hadits. Ada beberapa narasi hadits yang memuat tuntunan Nabi. saat dia berbuka puasa.

Kualitas hadits bervariasi, tetapi ini bukan masalah serius selama hadis itu tidak salah (maudhu ‘).

Doa Buka Puasa Ramadhan, Bacaan Lengkap dengan Artinya

Doa Buka Puasa

Berikut ini adalah doa puasa Ramadhan yang sesungguhnya menurut Sunnah, sebagaimana diceritakan dalam beberapa hadits:

Diceritakan dari Mu’adz nin Zuhroh bahwa Nabi Muhammad SAW. saat berbuka cepat membaca:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ


Teks latin:

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu

Artinya:

: “Tuan, hanya untuk Anda, saya berpuasa. Dengan aset Anda, saya membatalkannya.” (H. R. Abu Dawud: 2358)

Hadits lain menjelaskan bahwa Nabi. Ketika dia memiliki makanan yang berbuka puasa, dia membaca:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ ، ا الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama’u wabtallatil uruqu, wa tsabatal ajru, Insya Allah

Ini berarti: “Rasa haus telah hilang dan urat nadi lembab dan pahalanya tetap, Insya Allah.” (H.R. Abu Dawud: 2357)

Perbedaan dalam doa
Mengapa Doa Iftar Berbeda? Dalam konteks ini, perbedaan dalam melanggar doa di atas bukan karena kesalahan sejarah, tetapi karena fakta bahwa bacaan doa yang dicontoh Nabi tidak selalu sama untuk setiap teman.

Baca Juga :  Doa Setelah Sholat Fardhu

Terlepas dari apakah itu Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) atau organisasi massa lainnya, perbedaan dalam doa ini bukanlah masalah yang sangat serius untuk dibahas. Untuk menekankan perbedaan ini, ada ulama yang menggabungkan doa dalam dua hadis di atas menjadi bacaan sebagai berikut.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu, Dzahabazh zhama’u wabtallatil’ uruqu, wa ajabatal ajru, insya Allah

Hal terpenting dalam doa puasa adalah sejauh mana seseorang tulus, pasrah, dan bersyukur karena Tuhan masih diberi kesempatan untuk menjalani puasa Ramadhan. Bahkan jika seorang beriman berdoa untuk menggunakan bahasa selain bahasa Arab, ini tidak menjadi masalah selama ia hanya berdoa kepada Tuhan.

Dengan demikian, doa puasa Ramadhan penuh dalam bahasa Latin dan artinya sesuai dengan Sunnah Nabi. Semoga puasa di bulan Ramadhan dan ibadah lain yang kita praktekkan akan diterima oleh Allah. Selamat berpuasa. Marhaban adalah Ramadhan.

Demikian Pembahasan Kita Kali Ini Mengenai Doa Buka Puasa, Terimakasih Telah Setia Bersama kami dan nantikan pembahasan menarik lainnya di sosiologi.co.id. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :