Konjungsi Kronologis

Posted on

Konjungsi Kronologis – Pada kesempatan kali ini sosiologi.co.id akan membahas materi mengenai Konjungsi Kronoligis yang akan di jelaskan mulai dari pengertian, ciri, jenis, contoh, konsep, makalah fungsi, struktur dan makalah. Yuk simak pembahasan di bawah ini:

Kata konjungsi adalah serangkaian kata yang selalu menghubungkan antara klausa dan klausa lain dalam kalimat tertentu yang tidak memiliki tujuan lain selain tautan.

Pengertian Konjungsi Kronoligis

Konjungsi Kronologis

Konjungsi kronologis – Adalah konjungsi yang menghubungkan dua buah klausa atau lebih yang menggambarkan adanya urutan waktu kejadian. Berikut dijabarkan pengertian konjungsi dan kronologis :

Konjungsi adalah kata sambung yang menghubungkan antara kata dengan kata, klausa dengan klausa, serta kalimat dengan kalimat lain. Sedangkan Kronologis adalah sesuatu yang didasarkan kepada urutan waktu.

Jenis-jenis Kata Konjungsi Kronologis

Berikut jenis-jenis yang termasuk konjungsi kronologis :

  • Sebelum
  • Lalu
  • Sejak itu
  • Pada akhirnya
  • Setelah
  • Pertama
  • Kedua
  • Sementara itu
  • Mula-mula
  • Ketiga
  • Sesudah
  • Kemudian

Contoh Kalimat Konjungsi Kronologis

  • Setelah sampai di pasar, lalu Ibu membeli sayur-sayuran dan beberapa macam bumbu-bumbu dapur. Baca Juga : Konjungsi Penerang
  • Obat tersebut bisa diminum sebelum Anda makan terlebih dahulu.
  • Aku akan pulang ke rumah sebelum matahari terbenam.
  • Wortel dan kentang tersebut dipotong agak kecil, kemudian baru dimasukkan ke dalam kuah sayur sup,
  • Para siswa dan siswi bertaburan meninggalkan kelas sesudah bel istirahat berbunyi.
  • Biasanya, Ayah selalu mengantar Maya terlebih dahulu ke sekolah, lalu langsung berangkat ke kantor.
  • Biasanya, Ibu selalu pergi ke pasar sesudah salat subuh.
  • Ayah selalu pulang dari kantor sebelum azan isya dikumandangkan.
  • Daging ayam yang baru dibeli dari pasar itu harus dicuci terlebih dahulu, kemudian baru dipotong dan di masak sesuai dengan kebutuhan.
  • Ayam goreng yang telah masak tersebut harus ditiriskan dulu sejenak, sesudah itu baru disajikan dan disantap.
  • Bantu dulu Ibu memasak di dapur, sesudah itu kamu baru dipersilahkan bermain bersama teman-temanmu.
  • Ketika aku berangkat ke sekolah, aku bertemu dengan seorang nenek-nenek yang kesulitan saat menyebrang, lalu nenek itu aku bantu agar bisa menyebrang.
  • Anak-anak yang bermain seharian di tanah lapang tersebut akhirnya pulang juga ke rumahnya masing-masing sesudah waktu senja telah tiba.
  • Andi baru diperbolehkan mengendarai motor oleh Ayahnya sesudah dia lulus kuliah. Baca Juga : Pengertian Suku Bunga
  • Bilaslah terlebih dahulu pakaian sampai bersih, kemudian baru dijemur di bawah sinar matahari yang terik.
  • Perempuan itu menoleh kearahku, kemudian dia pun memberikan senyumnya kepadaku.
  • Kerjakanlah soal-soal tersebut dengan baik dan benar, lalu dikumpulkan jika sudah selesai dikerjakan.
  • Jemurlah pakaian yang telah dicuci hingga kering, lalu setelah itu baru dijemur jika pakaian sudah kering.
  • Para murid akaun kembali ke ruang kelas masing-masing sesudah bel masuk dibunyikan
  • Aku harus cepat berangkat ke sekolah sebelum terlambat dan dihukum oleh kepala sekolah.
Baca Juga :  Contoh Kalimat Sanggahan

Fungsi Konjungsi Kronologis

Sebagai kata penghubung yang menghubungkan antar 2 kata maupun lebih, tentunya konjungsi kronologis ini memiliki fungsi dalam kalimat, adapun fungsinya yaitu seperti berikut :

  • Berfungsi dalam membantu dan menyusun teks eksplanasi agar lebih baik atau sempurna, eksplanasi sendiri adalah sebuah teks yang menjelaskan mengenai suatu proses atau kejadian.
  • Membantu dalam pembuatan teks berita yang seringkali harus menjelaskan proses atau jalannya suatu peristiwa secara kronologis.
  • Tidak hanya itu, konjungsi kronologis juga berfungsi untuk membuat teks narasi, cerpen, teks drama dan lainnya yang mana jenis teksnya menggunakan jenis kata-kata yang berurutan atau menyatakan urutan waktu.

Ciri-Ciri Konjungsi Kronologis

Kata hubung kronologi ini memiliki ciri tersendiri yang membedakan dengan Konjungsi Korelatif atau yang lainnya, Nah, di bawah adalah beberapa karakteristik dari kata hubung Kronologis, yakni :

  • Sebagai penyambung kata agar bisa menjadi kalimat yang utuh dengan makna yang mudah dipahami.
  • Sebagai penghubung kata antara anak kalimat dengan induk kalimat.
  • Biasanya di tambahkan dengan kata tambahan atau dengan tanda baca yang berupa koma saat dibutuhkan.
  • Biasanya mengandung kata yang menjelaskan urutan peristiwa.
  • Di dalam kata hubung kronologis akan keterangan waktu, dan tempat, serta sebab akibat.

Demikian Pembahasan Kita Kali Ini Mengenai Konjungsi Kronoligis, Terimakasih Telah Setia Bersama kami dan nantikan pembahasan menarik lainnya di sosiologi.co.id . Semoga bermanfaat.

Baca Juga :