Konsep Dasar Sosiologi

Posted on

Konsep Dasar Sosiologi – Pada kesempatan kali ini sosiologi.co.id akan membahas materi mengenai Konsep Sosiologi yang akan di jelaskan mulai dari pengertian, ciri, jenis, contoh, konsep, makalah fungsi, struktur dan makalah. Yuk simak pembahasan di bawah ini:

Konsep dasar sosiologi dijelaskan dengan jelas dalam artikel ini. Konsep dasar menjadi penjelasan standar pengetahuan sehingga dapat dipahami oleh setiap pelajar.

Tanpa konsep dasar yang jelas, peserta didik akan kesulitan memahami karena kebingungan dan kesalahpahaman. Konsep dapat didefinisikan sebagai istilah yang mengandung kata atau frasa untuk menjelaskan sesuatu yang memiliki cakupan lebih luas.

Apa Itu Konsep Dasar Sosiologi ?

Konsep Dasar Sosiologi

Konsep dasar sosiologi adalah istilah ilmiah yang sering terjadi dalam diskusi sosiologi. Tentu saja, intensitas kata-kata seringkali relatif, tergantung pada fokus diskusi.

Dalam fokus diskusi tentang perubahan sosial, ekspresi perubahan sosial menjadi konsep kunci. Dalam fokus diskusi tentang masyarakat digital atau komunitas internet, istilah “masyarakat digital” atau “masyarakat internet” adalah kuncinya. Makalah ini hanya akan menguraikan konsep sosiologis umum.

Konsep Dasar Dari Sosiologi

Struktur Sosial

Struktur sosial sebagai konsep dasar sosiologi adalah semua elemen dasar dunia sosial, termasuk kelas sosial serta nilai-nilai dan norma-norma sosial serta interaksinya dengan institusi sosial.

Sederhananya, kita bisa melihat sebuah desa yang begitu ramai pada malam Takbiran sehingga anak-anak membawa obor.

Kita dapat mengatakan bahwa struktur sosial masyarakat desa didominasi oleh Muslim yang mempraktikkan tradisi Takbiran pada malam Idul Fitri.

Baca Juga :  Soal Sosiologi Kelas 10

Seperti yang telah disebutkan, struktur sosial mencakup nilai dan norma. Nilai dan norma dapat diilhami oleh agama yang mengatur kehidupan orang, termasuk bagaimana tradisi masyarakat dipraktikkan.

Sistem Sosial

Sistem sosial adalah proses terstruktur yang menunjukkan hubungan sosial baik individu maupun kelompok dalam sistem lingkungan yang lebih luas.

Dengan kata-kata sederhana kita dapat menafsirkan sistem sosial sebagai pola khas interaksi masyarakat, dalam arti keunikannya sendiri dibandingkan dengan lingkungannya.

Sistem sosial berfungsi sebagaimana ditunjukkan oleh interaksi antara individu atau kelompok. Misalnya, seseorang yang memiliki posisi sosial sebagai sekretaris desa dihormati oleh masyarakat sekitarnya.

Kita dapat mengatakan bahwa ini adalah sistem sosial yang bekerja di masyarakat pedesaan.

Proses Sosial

Proses sosial sebagai konsep dasar sosiologi adalah pengaruh timbal balik dalam bidang kehidupan sosial. Lingkup kehidupan sosial mencakup beberapa aspek kompleks.

Misalnya, keputusan untuk mengirim anak ke sekolah dipengaruhi oleh usia anak, situasi ekonomi keluarga, ketersediaan atau kualitas sekolah dan guru yang ada. Proses sosial melibatkan keterkaitan beberapa aspek kompleks ini dalam kehidupan sosial.

Lembaga Sosial

Lembaga sosial atau lembaga sosial atau lembaga sosial dalam konsep dasar sosiologi adalah sistem yang menunjukkan keterkaitan nilai dan norma untuk realisasi kemauan sosial atau untuk kinerja fungsi sosial.

Keluarga adalah contoh institusi sosial dalam sosiologi. Di Indonesia, keluarga adalah unit terkecil dari lembaga sosial. Dalam keluarga ada nilai-nilai dan norma yang saling terkait yang didasarkan pada persepsi fungsi keluarga.

Organisasi Sosial

Organisasi sosial sebagai konsep dasar sosiologi memiliki kesamaan dengan lembaga sosial. Organisasi sosial dapat didefinisikan sebagai hubungan kerja sama antara orang-orang yang menyelaraskan pola perilaku anggota mereka untuk mencapai tujuan bersama.

Baca Juga :  Sosiologi Kesehatan

Sederhananya, kita dapat melihat asosiasi formal seperti partai politik sebagai organisasi sosial. Kita juga dapat melihat penggemar sepak bola berorganisasi ketika tim mereka bersaing satu sama lain sebagai organisasi sosial. Ada juga banyak contoh lainnya.

Perubahan Sosial

Perubahan sosial dalam konsep dasar sosiologi adalah perubahan dalam struktur sosial dan strata serta dalam hubungan dalam sosiologi yang terjadi dalam periode waktu tertentu.

Pembentukan masyarakat informasi, yang awalnya merupakan masyarakat industri, adalah contoh dari perubahan sosial.

Perubahan struktur sosial dan strata tentu berdampak pada perubahan norma dan nilai, meskipun ruang lingkupnya tidak selalu besar. Perubahan ini memengaruhi perubahan lain yang lebih agresif, seperti: B. pada perilaku individu atau kelompok.

Individu

Dengan kata lain, individu adalah pribadi, individu, atau pribadi. Orang-orang dalam sosiologi biasanya bertindak sebagai subjek atau agensi. Subjek atau lembaga memiliki kekuatan, kemauan, dan kebebasan bertindak yang tersirat.

Tetapi kekuatan, kemauan atau kebebasan tidak berada dalam ruang hampa, tetapi selalu dalam konteks, sehingga ada hubungan antara tindakan subyektif dengan lingkungan, antara kebebasan memilih dan struktur.

Komunitas

Masyarakat dalam konsep dasar sosiologi adalah sekelompok individu yang akur dan berinteraksi dalam pola yang mantap. Embrio dari kata community berasal dari bahasa Arab, yang berarti “Syakara”, yang berarti untuk berpartisipasi.

Dalam bahasa Inggris sering diterjemahkan sebagai “masyarakat”, berasal dari bahasa Latin “pembonceng”, yang berarti “teman”. Meskipun dalam istilah yang berbeda, esensi masyarakat tetap sama, yaitu kumpulan individu dengan pola interaksi, hubungan, dan minat.

Grup

Kelompok sebagai konsep dasar sosiologi lebih dekat dengan pemahaman masyarakat, yaitu kumpulan individu. Ada juga interaksi dan pola dalam kelompok.

Baca Juga :  Sosiologi Pertanian

Namun, penekanan pada pemahaman kelompok selalu pada kerja sama dan tanggung jawab pribadi masing-masing anggota. Grup memiliki fokus yang sama, sehingga kolaborasi lebih dominan daripada kompetisi.

Komunitas

Komunitas sebagai konsep dasar sosiologi juga merupakan kumpulan individu. Tetapi dengan wilayah tertentu. Dalam perkembangannya, masyarakat terikat pada visi bersama, minat atau bahkan hobi daripada wilayah.

Dikotomi konseptual yang paling populer adalah komunitas pedesaan dan perkotaan. Sekarang era digital menciptakan komunitas online yang lebih relevan dengan interaksi mereka daripada wilayah mereka.

Konsep dasar sosiologi yang diuraikan di atas dapat digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari wacana sosiologis sehingga dapat lebih mudah dipahami.

Demikian Pembahasan Kita Kali Ini Mengenai Konsep Dasar Sosiologi, Terimakasih Telah Setia Bersama kami dan nantikan pembahasan menarik lainnya di sosiologi.co.id . Semoga bermanfaat.

Baca Juga :