Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Posted on

Makanan yang Harus Dihindari Ibu HamilMakanan Yang Harus Dihindarkan Selama Masa Kehamilan – Pada kesempatan kali ini sosiologi.co.id akan membahas materi mengenai Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil yang akan di jelaskan mulai dari pengertian, ciri, jenis, contoh, konsep, makalah fungsi, struktur dan makalah. Yuk simak pembahasan di bawah ini:

Banyak pertanyaan dikalangan ibu hamil tentang makanan apa saja yang boleh dan yang sebaliknya dihindari selama masa kehamilan.

Ada bebrapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan karena dapat menyebabkan infeksi seperti :

Salmonella, Toksoplasmosis, Listeria, dan E.coli yang dapat membahayakan bayi di dalam kandungan.

Makanan Yang Harus Dihindari Saat Hamil

Makanan Yang Harus Dihindari Saat Hamil

Bebreapa jenis makanan yang harus dihindari adalah :

  • Jangan makan daging mentah (sushi) atau yang dimasak kurang matang karena mengandung toksoplasmosis yakni sebuah parasite yang dapat menyebabkan infeksi serius pada janin juga e.coli yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin. Toksoplasmosis terdapat pada sayuran yang tidak dicuci dengan baik. Apalagi untuk salad atau lalapan yang dimakan mentah. Hindari juga kotoran kucing atau bermain –main dengan kucing selama kehamilan karena mengandung toksoplasmosis.
  • Jangan makan daging ayam dan telur ayam yang dimasak kurang matang atau mentah, hindari makan hati ayam/daging yang mungkin sumber dari salmonella, yang dapat menyebabkan diare berat pada ibu hamil. Perhatikanlah juga piring dan alat-alat masakan yang terkena daging ayam mentah untuk di cuci.
  • Ikan tuna steak, ikan sea bass, shark, atau ikan – ikan berukuran besar yang diketahui mengandung tingkat mercuri tinggi dapat menyebabkan kerusakan saraf jika dimakan dalam jumlah besar.
  • Keju lunak seperti brie dan camembert, blueveined cheese juga keju dari susu kambing dan domba. Jangan juga meminum susu yang tidak dipasteurisasi. Semua produk ini mempunyai resiko membawa listeria. Listeria adalah tipe bakteri yang mampu menembus plasenta dan menyebabkan infeksi janin. Listeria dapat menyebabkan keguguran, kelahiran premature, dan keracunan dalam darah. Sebaiknya hindari makanan jenis ini sampai melahirkan bayi anda.
  • Jangan minum yang mengandung alcohol karena dapat meyebabkan kelainan perkembangan pada janin dan bisa menyebabkan problem emosional pada bayi.
  • Minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan the sebaiknya dihindari atau dibatasi karena kopi dapat mempengaruhi berat badan rendah pada bayi, keguguran, dan juga kafein mengurangi penyerapan zat besi.
Baca Juga :  Mengenal Penyakit Kanker

Resep Tambah Gizi Saat Hamil

Berikut ini adalah resep guna menambah asupan tiga kalsium, dan zat besi. Hal ini mengingatkan bahwa kebutuhan protein sekita 60 gram perhari. Berarti sekitar 10gram di atas rekomendasi wanita tidak hamil usia 25-50 tahun dan 14 gram diatas wanita tidak hamil berusia 19-24 tahun.

Seperti di ketahui, pada trimester awal, protein dibutuhkan untuk pembentukan jaringan otak janin. Pada trismester kedua, lebih untuk penambahan volume darah dan persiapan ASI.

Sedangkan di trisemester ketiga, protein diperlukan untuk pertumbuhan janin yang tengah pesat-pesatnya.

Kebutuhan kalsium ibu hamil di atas 25 tahun sekitar 600-1.200mg. Kalsium sangat di butuhkan selama kehamilan untuk pembentukan tulang dan gigig.

Namun penyerapan kalsium pun sangat tinggi dalam masa kehamilan. Ketika tubuh kekurangan kalsium, maka tubuh akan mengambil dari cadangan yang ada.

Suplemen kalsium dapat diberikan jika nafsu makan ibu hamil kurang atau sehari-harinya si ibu hamil tidak memperoleh cukup zat besi, ia akan mengalami anemia.

Ibu hamil yang asupan zat  besinya kurang, dapat mengkonsumsi suplemen zat besi dosis rendah. Yang patut diketahui, suplemen ini perlu dikombinasikan dengan pola makan yang baik karena kelebihan zat besi pun dapat mengganggu penyerapan mineral dalam tubuh, seperti zinc dan tembaga.

Cara Diet Ibu Dalam Masa Kehamilan

Berikut ini akan kami bahas mengenai diet saat kondisi hamil :

Diet Ibu Hamil Vegatarian

Ibu hamil yang vegetarian pada dasarnya tidak bermasalh, sepanjang pola makannya sudah bervariasi dan mencukupi kandungan berbagai sumber protein, seperti produk-produk kedelai, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Berati ibu hamil tinggal menambah kebutuhan protein nya selama hamil sebanyak 10-15 gram protein ketimbang konsumsi proteinnya sebelum hamil.

Baca Juga :  Melahirkan Tanpa Rasa Takut

Sajian bisa berupa 2 cangkir buncis masak. Nah, untuk asupan kalsium yang sekitar 600-1200 mg dapat diperoleh dari berbagai makanan kaya kalsium seperti bayam, sayur- sayuran hijau, atau sayur-sayuran beku.

Sementara kebutuhan mineral, seperti seng, bisa didapat ibu hamil vegetarian dari kacang –kacangan dan biji-bijian. Sedangkan seumber asam folat yang baik untuk perkembangan janin, tercukupi dari syura-sayuran berwarna hijau tua, kacang-kacangan, dan jeruk.

Diet Saat Menyusui

Menyusui merupakan salah satu cara cepat menuju berat badan semual seperti sebelum anda hamil. Pada saat menyusui, otomatis tubuh akan membakar sekitar 500 kalori perharinya.

Untuk itu, pilihlah bahan makanan yang kaya akan zat gizi(terutama protein, vitamin dan mineral) dengan membatasi asupan kalorinya sampai 1.800 kalori saja.

Dapat diharapkan cadangan kalori dalam lemak tubuh dapat memenuhi kebutuhan kalori untuk memproduksi ASI yang cukup. Hindari /kurangi bahan makanan yang kaya kandungan kalori, seperti nasi dan sejenis nya, lemak/minyak(gorengan), makanan yang manis dan sebagainya.

Penuhi kebutuhan kalori anda dengan banyak mengkonsumsi sayur, buah, protein nabati ( kacang-kacangan, tahu/tempe) dan protein hewani ( terutama daging ayam, ikan ataupun telur).

Ibu juga dapat mengkonsumsi suplemen vitamin dan mineral, namun tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat-obatan penurun berat badan atau penekan nafsu makan.

Asupan makanan pasca melahirkan tetap harus diperhatikan dengan baik. Sebaiknya perbanyak konsumsi sayuran, buah – buahan dan makanan rendah lemak, namun bukan berarti anda tidak mengkonsumsi lemak sama sekali.

Anda dapat memilih daging yang sudah dibuang  bagian lemak nya. Bila anda senang mengemil, sebaiknya menyimpan bebrapa jenis kudapan dengan kandungan yang bergizi agar berat tubuh tetap terjaga, seperti yogurt rendah lemak atau biscuit rendah lemak.

Baca Juga :  Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan

Selain itu, jangan lupa untuk banyak minum air putih. Tetaplah berolah raga. Bnayak sekali jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu etelah melahirkan. Tak perlu jauh – jauh berfikir jenis olahraga apa yang baik untuk dilakukan.

Mengajak anak berjalan-jalan dengan kereta bayi setiap pagi atau sore selama kurang lebih satu jam dapat membakar sekitar 200 kalori. Selain itu,berenang atau yoga juga baik bagi kesehatan tubuh dan dapat melatih seluruh otot tubuh.

Tentu saja,olahraga ini tidak di mulai tiba-tiba dan diperlukan jarak tertentu dari sejak waktu melahirkan. Waktu yang dianggap cukup untuk memulai olahraga adalah sekitar 2-3 bulan pasca melahirkan dimana tubuh pun sudah lebih kuat.

Satu hal yang harus diingat dalam program diet adalah menurunkan berat badan bukanlah proses yang instan.

Diperlukan kesabaran dan diikuti dengan pola makan yang seimbang serta olahraga secara teratur, tanpa mepengaruhi kualitas ASI maupun kesehatan anda. Nah! Sampai sini pembahasan kita sampai jumpa lagi nanti ya..

Demikian Pembahasan Kita Kali Ini Mengenai Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Terimakasih Telah Setia Bersama kami dan nantikan pembahasan menarik lainnya di sosiologi.co.id. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :