Melahirkan Tanpa Rasa Takut

Posted on

Melahirkan Tanpa Rasa Takut – Pada kesempatan kali ini sosiologi.co.id akan membahas materi mengenai Melahirkan Tanpa Rasa Takut yang akan di jelaskan mulai dari pengertian, ciri, jenis, contoh, konsep, makalah fungsi, struktur dan makalah. Yuk simak pembahasan di bawah ini:

Hypno Birthing merupakan sebuah paradigm baru dalam pengajaran melahirkan secara alami. Teknik ini mudah dipelajari, meliatkan releksasi yang mendalam, pola pernapasan lambat, dan petunjuk cara melepaskan endorphin dari dalam tubuh(releksasi alami tubuh) yang memungkinkan calon ibu menikmati proses kelahiran yang aman, lembut, cepat, dan tanpa proses pembedahan.

Melahirkan Tanpa Rasa Takut
Melahirkan Tanpa Rasa Takut

Hypni Birthing dicetuskan berdasarkan buku yang di tulis oleh pakar ginekologi Dr Grantly Dick Read. Terapi ini mengajarkan para ibu untuk memahami dan melepaskan Fear Tensiaon Pian Syndrome  yang seringkali menjadi penyebab kesakitan dan ketidaknyamanan selama peroses kelahiran.

Saat kita merasa takut, tubuh mengalihkan darah dan oksigen dari organ pertahanan non –esensial menuju kelompok otor besar di wilayah kaki dan tangan.

Di dalam situasi yang menakkutkan, tubh mempertimbangkan bahwa uterus atau Rahim dipandang sebagai organ “tidak penting”. Menurut Dr Dick Read, Rahim pada perempuan yang ketakutan secara kasat mata memang tampak putih.

Hypno birthing mengekplorasikan mitos bahwa memang rasa sakit adalah hal yang wajar dan di butuhkan saat melahirkan normal.

Saat perempuan yang melahirkan terbebas dari rasa takut, otot- otot di tubuhnya termasuk otot Rahim akan mengalami relaksasi yang akan membuahkan proses kelahiran yang lebih mudah dan bebas stress.

Dalam bebrapa kasus, tahapan proses kelahiran juga menjadi lebih pendek, mengurangi kelelahan selama perjuangan melahirkan bayi dan ibu akan tetap segar, penuh energy setelah melahirkan.

Bisa di katakana Hypno birthing akan membuat anda melahirkan bebas dari rasa takut, tidak bebas dari rasa sakit, meskipun beberapa perempuan mengalami proses ketakutan akan membuat tubuh ibu hamil bekerja seperti yang seharusnya.

Misalnya, ketimbang focus pada kontraksi , seorang ibu yang mendalami hypno birthing akan mengalami sebuah “glora”. Saat alam bawah sadar ibu menerima kata “glora”, tubuhnya menciptakan jawaban fisiologi seketika, sebuah respon yang amat berbeda dari kata kontraksi.

Dengan memahami betapa efektifnya jawaban tubuh terhadap proses melahirkan yang lebih lembut, seorang ibu memiliki keahlian secara lisan dan visual mengenai kemampuan alamainya dalam mengikuti cara yang ideal ketika melahirkan.

Secara cepat ibu akan belajar mempercayai insting melahirkan pada tubuhnya, bahwa tubuh diciptkana untuk bekerja dalam irama yang selaras saat mengeluarkan bayi kedunia.

Mengenal Kelainan Bentuk Rahim

Mengenal Kelainan Bentuk Rahim – Adakalanya proses pembentukan Rahim tidak berlangsung mulus. Maka, terjadilah beberapa kelainan bentuk Rahim. Akibantya sejumlah wanita mengalami masalah reproduksi

Baca Juga :  Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan

Pengertian Rahim

Rahim adalah tempat janin dibesarkan. Seperti organ tubuh lainnya, Rahim terbentuk seiring berlangsungnya proses tumbuh kembang janin yang berjenis kelamin perempuan. Normalnya bentuk Rahim seperti buah alpukat gepeng dan bertanya antara 30 -50 gram.

Pada saat tidak hamil, besar Rahim kurang lebih sebesar telur ayam kampong. Rahim juga mempunyai 2 saluran di bagian kanan dan kiri atas yang berhubungan dengan indung telur. Saluran lain disebelah bawah berhungan dengan vagina.

  • Kelainan bentuk Rahim yang sering terjadi :
  • Sebagian atau seluruh dinding Rahim bagian dalam terbelah menjadi 2 bagian
  • Menyerupai bentuk hati
  • Kelainan Rahim ganda

Sayangnya, sampai sekarang, penyebab kelainan bentuk Rahim ini belum bias diketahui secara pasti. Namun, ada dugaan, kelainan ini disebabkan oleh kombinasi dari factor genetik dan lingkungan.

Kenyataan lain yang mungkin dapat mengikis rasa khawatir anda adalah angka kejadian bentuk Rahim tidak normal ini hanya sekitar 0,1% atau dengan kata lain sangat jarang terjadi.

Bentuk Rahim yang tidak normal memang bias menjadi salah satu penyebab timbulnya masalh reproduksi. Meski begitu, ada juga wanita yang bentuk Rahim nya tidak normal, tetapi tentu saja mengalami haid seperti wanita biasa nya. Mereka bahkan tidak pernah merasakan sakit ketika haid.

Bahkan, karena tidak menimbulkan gangguan atau keluhan, kelainan Rahim ini bias jadi tidak terdeteksi sama sekali sampai wanita tersebut hamil.

Selama tidak menimbulkan masalah, kelainan bentuk Rahim tidak perlu dipersoalkan. Kalaupun menimbulkan ganguan atau keluhan, kelainan bentuk Rahim dapat dikoreksi dengan jalan oprasi. Dengan begitu, Anda bias mangandung bayi anda sendiri.

Proses Saat Melahirkan

Saat melahirkan mungkin para wanita ada yang melahirkan dengan cara yang tradisoanal bahkan cara modern yuk simak Beberapa proses melahirkan dibawah ini:

Proses Melahirkan Di Dalam Air

Jiak proses melahirkan secara biasa, hal itu sudha umum di ketahui. Juga proses melahirkan secara Caesar. Pada era sekarang, kini mulai popular proses melahirkan di dalam air.

Baca Juga :  Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Cepat

Sebenarnya, proses melahirkan didalam air ini juga wajar dan normal. Bahkan di Negara seperti Eropa Timur, Amerika, dan beberapa Negara Asia, proses melahirkan didalam air bukanlah hal yang baru.

Dengan melahirkan di dalam air si ibu tidak akanmerasakan sakit seperti ketika persalinan normal di tempat tidur. Ini disebabkan karena sirkulasi darah uterus lebih baik dan si ibu lebih rileks.

Melahirkan didalam air memang memiliki kelebihan tersendiri, yakin adanya releksasi terhadap semua otot tubuh karena berendam dalam air hangat.

Selain itu perineum  (bibir vagina) jadi lebih elastic dan rileks sehingga episiotomi  (robekan) bias dihindarkan. Karena tubuh rileks, tubuh akan memproduksi endorphin yang merupakan penghambat rasa sakit.

Pada prinsipnya, proses dan prosedur persalinan di dalam air sama dengan proses persalinan normal lainnya. Hanya saja tempatnya yang berbeda, yakni dalam kolam yang di dalamnya berisi air hangat yang suhunya disesuaikan dengansuhu tubuh, yakni 34-36 derajat celcius. Si ibu baru akan masuk kedalam kolam setelah pembukaan ke 6.

Lamanya waktu proses melahirkan di dalam air bervariasi, namun pada umumnya berlangsung lebih cepat dibandingkanmelahirkan ditempat tidur. Ketika di dalam, ibu hamil juga mengejan seperti persalinan biasa dengan dipandu dokter dan bidan yang berada di sekitar kolam.

Selain berguna bagi ibu, melahirkan di dalam kolam ternyata juga memberikan efek positif terhadap bayi, yakni mengurangi kemungkinan kepada bayi truma akibat jalan lahir yang sempit.

Kondisi air kolam yang hangat membuat bayi tidak merasakan perbedaan suhu yang ekstream dengan air ketuban, sehingga bayi tidak shock saat meluncur kedalam kolam.

Lantas, apakah bayi tidak akan menelan air? Selama didalam air bayi tidak akan bernafas karena pada saat bayi tidak bernafas karena pada saat bayi lahir kadar prostaglandingnya masih tinggi dan otot diafragma dalam tubuhnyacbelum bekerja.

Tempratur air yang mendekati ketuban juga menyebkan bayi tidak terangsang untuk bernafas.

Saat proses melahirkan di dalam air terlihat menyenangkan, namun tidak semua ibu hamil bisa melakukannya. Terutama untuk mereka yang premature, kehamilan kembar, sungsang, adanya pendarahan dan infeksi pada ibu, serta ibu hamil yang memiliki penyakit herpes.

Untuk itu, air kolam harus dijaga tetap steril, sedangkan kuman herpes tidak akan mati di dalam air.

Selain higienitas air, hal lain yang perlu di perhatikan adalah keterampilan tenaga penolong saat persalinan. Selain dokter kandungan, bidan dan perawat, dokter anak juga sebaiknya ikut membantu untuk melakukan pengecekan langsung saat bayi lahir.

Baca Juga :  Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Hal ini untuk mengatasiada tidak nya air yang masuk atau gangguan lainnya.

Di luar negri, proses melahirkan di dalam air banyak direkomendasikan oleh dokter karena proses melahirkan ini menurut rasa percaya diri dan ketenangan yang tinggi dari sang ibu.

Kondisi ibu yang nyaman juga akan membuat bayi mampu beradaftasi terhadap lingkungan di luar Rahim dengan baik.

Tujuan Melahirkan Di Dalam Air

Tujuan melahirkan di dalam air adalah untuk mempermudah adaptasi bayi dari Rahim ibu yang berisi air ketuban ke dunia luar. Diharapkan, transisi dari Rahim ibu kedunia luar (tanpa air) tidak terlalu dratis dan mengurangi kemungkinan luka atau cidera pada janin.

Selain itu, dengan metode ini diharapkan juga akan mengurangi stres pada ibu sehinga rasa nyeri persalinan dapat berkurang, kontraksi Rahim lebih efektif, elastisitas daerah sekitar kemaluan bertambah sehingga robekan atau leserasi dapat minimal. Posisi ibu saat melahirkan pun lebih mudah diubah sesuai dengan kenyamanan ibu.

Tempat melahirkan biasa nya dalam bathtub atau birth pool yang dirancang secara khusus, para penolong juga berada pada birth pool. Namaun bila anda sangat menginginkan nya anda dapat melakukannya dengan bathtub rumah yang memadai.

Syaratnya, ada penolongan yang mau melakukannya dan mengerti bahwa untuk bayi ada resiko aspirasi 9cairan masuk kedalam paru – paru) apabila setelah bayi bernafas di permukaan air kemudian bayi terjatuh kedalam air kemabali.

Tips Melahirkan Didalam Air

Berikut ini bebrapa tips melahirkan di dalam air :

  • Pertama –tama yang penting kemauan dan keyakinan untuk melahirkan di dalam air.
  • Mengikuti senam hamil saat kehamilan untuk pernafasaan dan kelenturan lubang vagina sehingga memudahkan kelahiran si bayi.
  • Untuk media kolamnya anda tidak perlu khawatir karena biasa nya rumah sakit yang melayani melahirkan di air menyediakan fasilitas untuk itu. Dan untuk menjaga kesetrilan setiap ibu mendapatkan 1 kloma.
  • Menyiapkan data lengkap, seperti cek laboratorium.

Demikian Pembahasan Kita Kali Ini Mengenai Melahirkan Tanpa Rasa Takut, Terimakasih Telah Setia Bersama kami dan nantikan pembahasan menarik lainnya di sosiologi.co.id. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :