Nilai dan Norma

Posted on

Nilai dan Norma Sosial – Pada kesempatan kali ini sosiologi.co.id akan membahas materi mengenai Nilai dan Norma yang akan di jelaskan mulai dari pengertian, ciri, jenis, contoh, konsep, makalah fungsi, struktur dan makalah. Yuk simak pembahasan di bawah ini:

Kita sering mendengar dan menggunakan istilah “nilai”. Nilai adalah konsep yang menunjukkan sesuatu yang berharga dalam kehidupan, yang karenanya nilai sering dipahami sebagai hal yang baik. NILAI SOSIAL adalah nilai-nilai yang dipegang dan dipandang penting oleh sekelompok orang.

Nilai dan Norma
Nilai dan Norma

Nilai Sosial Menurut Para Ahli

  • Kimball Young, nilai-nilai sosial abstrak dan seringkali asumsi-asumsi tidak sadar tentang apa yang benar dan apa yang penting.
  • Nilai-nilai hutan dan sosial adalah pedoman umum yang telah sejak lama diarahkan untuk perilaku sehari-hari.
  • Robert M. Z. Lawang, nilai-nilai sosial adalah deskripsi tentang apa yang diinginkan, pantas dan berharga serta apa yang mempengaruhi perilaku sosial orang yang memiliki nilai ini.
  • Lada, nilai sosial adalah semua hal yang baik atau buruk.
  • W. Green, nilai-nilai sosial adalah kesadaran yang berlangsung secara efektif, disertai dengan emosi terhadap objek, ide dan individu
  • Anthony Giddens, Nilai adalah ide seseorang atau kelompok tentang apa yang diinginkan, apa yang layak dan apa yang baik atau buruk
  • Horton dan Hunt, nilai adalah ide tentang apakah suatu tindakan itu penting atau tidak
  • Richard T. Schaefer dan Robert P. Lamm, Nilai adalah gagasan kolektif (dibagi) tentang apa yang dianggap baik, penting, diinginkan dan layak, dan sebaliknya.
  • Theodorson, nilai adalah sesuatu yang abstrak dan digunakan sebagai pedoman dan prinsip umum ketika bertindak atau berperilaku
  • Coentjoroningrat, nilai adalah gagasan yang hidup di benak sebagian besar warga tentang hal-hal yang dianggap sangat mulia
  • Cylde Kluckhohn (buku “Common Humanity and Diverse Cultures”), Nilai adalah konsesi publik terorganisir yang memengaruhi perilaku dalam kaitannya dengan alam, posisi manusia di alam, hubungan manusia, dan hal-hal yang diinginkan dan tidak diinginkan yang mungkin terkait hubungan antara manusia dan lingkungan dan sesama manusia.
  • J. S. Purwadarminta (buku “Kamus Umum Bahasa Indonesia”), Nilai adalah kualitas yang penting atau berguna bagi umat manusia.
Baca Juga :  Teknik Analisis Data Kualitatif

Fungsi Nilai Sosial

  • Mengarahkan orang dalam pemikiran dan perilaku
  • Sebagai kontrol terhadap perilaku masyarakat
  • Sebagai penentu akhir bagi orang dalam memenuhi peran sosial mereka
  • Bertindak sebagai satu arah dan bertindak untuk komunitas. Misalnya, kejujuran dan keadilan adalah pedoman atau contoh masyarakat demokratis.
  • Sebagai referensi dan sumber motivasi untuk sesuatu. Misalnya, mengajarkan nilai-nilai agama melalui pembacaan.
  • Instrumen solidaritas atau dorongan untuk bekerja bersama untuk mencapai sesuatu yang tidak dapat dicapai sendirian. Misalnya, nilai-nilai yang tertanam di satu negara untuk melindungi negara dari ancaman negara lain.
  • Menginstruksikan orang untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai dalam masyarakat. Misalnya, menyampaikan nilai-nilai dalam komitmen keluarga untuk menghormati orang tua.
  • Atasan, kendala, dorongan dan tekanan dari individu untuk selalu berbuat baik.
  • Alat untuk menetapkan harga sosial untuk individu dan kelompok.
  • Merupakan penentu akhir bagi manusia dalam memenuhi peran sosialnya.
  • Sebagai benteng perlindungan atau penjaga stabilitas budaya suatu kelompok atau masyarakat

Karakteristik Nilai Sosial

  • Merupakan hasil interaksi sosial antar warga.
  • Bukan bawaan, tetapi lahir dari orang lain. Sebagai contoh: Seorang anak dapat menerima nilai menghargai waktu karena orang tua telah mengajar disiplin sejak kecil. Nilai ini bukan nilai bawaan yang lahir dari anak.
  • Dibentuk oleh proses pembelajaran (sosialisasi). Misalnya: Nilai menghargai pertemanan dipelajari oleh anak-anak dengan mengenal teman sekolah.
  • Merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan manusia dan kepuasan sosial.
  • Bervariasi antara satu budaya dan lainnya. Sebagai contoh: Negara-negara Barat sangat dihargai pada waktu itu, membuat penundaan sulit diterima (ditoleransi). Sebaliknya, penundaan dalam periode waktu tertentu masih bisa dipahami.
  • Dapat mempengaruhi perkembangan pribadi baik secara positif maupun negatif.
  • Memiliki pengaruh yang berbeda di masyarakat.
  • Cenderung terkait antara keduanya untuk membentuk pola dan sistem sosial.
  • Dapat mempengaruhi kepribadian individu sebagai anggota masyarakat. Misalnya: Nilai-nilai yang mengutamakan kepentingan pribadi menciptakan orang yang egois dan tidak peduli dengan orang lain. Nilai-nilai yang memprioritaskan kepentingan bersama membuat individu lebih sensitif secara sosial.
  • Dalam bentuk ukuran atau peraturan sosial yang juga memenuhi kebutuhan sosial. Contoh: Nilai penghormatan terhadap antrian yang ada menjadi ukuran urutan dan aturan yang harus diperhatikan
  • Melibatkan emosi atau perasaan
  • Selalu pilih sistem nilai yang ada sesuai dengan kepentingannya
Baca Juga :  Metode Penelitian Sosial

Memahami Norma Sosial

Norma sosial, yaitu seperangkat aturan yang digunakan masyarakat sebagai panduan untuk sikap, perasaan, berpikir dan bertindak, dan sebagai tolok ukur bagi perilaku manusia dalam kehidupan sosial.

Norma-norma sosial berfungsi dengan baik jika dilembagakan di komunitas mereka dan disertai oleh kondisi berikut:

  • Dikenal publik
  • Dipahami dan dipahami
  • Dihargai
  • Dipatuhi dan diimplementasikan

Norma Sosial Menurut Para Ahli

  • John J. Macionis, norma adalah aturan dan harapan masyarakat yang menentukan perilaku anggotanya
  • Richard T. Schaefer dan Robert P. Lamm, Norma adalah standar perilaku yang sudah mapan dan dipelihara oleh masyarakat
  • Craig Calhoun, Standar adalah aturan atau pedoman yang menentukan bagaimana seseorang harus bertindak dalam situasi tertentu
  • Sapu dan Selznic, norma adalah desain ideal perilaku manusia yang membatasi anggota masyarakat dalam mencapai tujuan hidup mereka
  • Giddens, norma adalah prinsip atau aturan konkret yang harus dipertimbangkan oleh anggota masyarakat

Karakteristik Norma Sosial

Norma sosial atau norma masyarakat memiliki sifat, yaitu:

  • umumnya tidak tertulis;
  • hasil kesepakatan Komunitas;
  • Anggota masyarakat sebagai pendukung sangat mendukungnya;
  • Jika norma dilanggar, mereka yang melanggar norma harus dikenai sanksi.
  • Norma sosial terkadang dapat beradaptasi dengan perubahan sosial sehingga norma sosial dapat mengalami perubahan.

Fungsi Norma Sosial

Norma memiliki fungsi tertentu dalam kehidupan sosial. Beberapa fungsi standar meliputi:

  • Mengatur perilaku masyarakat sehingga sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku
  • Menciptakan ketertiban dan keadilan dalam masyarakat
  • Membantu mencapai tujuan bersama
  • Jadilah dasar sanksi bagi orang yang melanggar norma

Demikian Pembahasan Kita Kali Ini Mengenai Nilai dan Norma, Terimakasih Telah Setia Bersama kami dan nantikan pembahasan menarik lainnya di sosiologi.co.id . Semoga bermanfaat.

Baca Juga :