Pengertian Enzim

Posted on

Pengertian Enzim – sangat berguna dan dibutuhkan oleh tubuh. Namun, apa sebenarnya enzim itu dan bagaimana cara kerja enzim?

Tubuh akan mengalami gangguan metabolisme yang dapat menyebabkan penyakit serius jika kekurangan enzim. Oleh karena itu, pastikan kadar enzim dalam tubuh tetap seimbang dengan mengonsumsi makanan yang sehat.

Pengertian Enzim?

Pengertian, Struktur, Sifat, dan Cara Kerjanya
Pengertian, Struktur, Sifat, dan Cara Kerjanya

Pengertian Enzim adalah senyawa protein yang membantu proses metabolisme dalam tubuh. Dengan adanya enzim, metabolisme akan terjadi dengan cepat karena mengurangi energi (aktivasi) yang dibutuhkan agar reaksi terjadi.

Tanpa enzim di dalam tubuh, reaksi metabolisme di dalam tubuh akan berlangsung lama.

Struktur Enzim

Struktur Enzim

Enzim terdiri dari dua komponen yaitu bagian pro (apoenzim) dan bukan bagian protein (gugus prostetik). Apoenzim terdiri dari protein dan mudah berubah tergantung pada faktor lingkungan, seperti pH dan suhu.

Sedangkan kelompok prostetik adalah kelompok tidak aktif. Bahan ini terdiri dari unsur logam, seperti besi, mangan, magnesium atau natrium yang disebut kofaktor. Namun, kelompok prostetik juga bisa organik sebagai pengganti protein, seperti vitamin B (koenzim).

Bagaimana Enzim Bekerja?

Sederhananya, enzim bekerja seperti ‘gembok dan gembok’. Pasalnya, di dalam bahan enzim terdapat tapak aktif di mana substrat tertentu dapat bergabung dengannya dan bekerja secara spesifikasi.

Faktor yang Mempengaruhi Kerja Enzim

Kerja enzim dipengaruhi oleh beberapa hal, yang pertama adalah suhu. Kondisi temperatur yang tinggi menyebabkan kecepatan molekul substrat meningkat sehingga ketika bertabrakan dengan enzim maka energi molekul berkurang.

Faktor kedua adalah pH. Enzim akan berubah bentuk dan menyebabkan denaturasi enzim ketika kondisi asam dan basa disekitar molekul berubah, pada dasarnya setiap enzim memiliki pH yang optimum.

Ketiganya adalah penggerak dan penggerak. Dengan enzim pengaktifan molekul akan jauh lebih mudah. Sedangkan inhibitor adalah molekul yang menghambat pengikatan enzim dan substratnya.

Faktor terakhir adalah konsentrasi enzim dan substrat. Banyaknya enzim dan konsentrasi substrat mempengaruhi kecepatan reaksi. Semakin besar konsentrasi enzim, semakin cepat reaksi berlangsung.

Jenis – Jenis Enzim Dan Fungsinya

Jenis Enzim Berdasarkan Proses Metabolik atau Jenis Reaksi Kimia

  • Katalisis Enzim
    Pengertian Katalis adalah enzim yang membantu mengubah hidrogen peroksida menjadi H2O (air) dan enzim O2 (Oksigen) Oksidase merupakan enzim yang bekerja untuk mempercepat penggabungan oksigen (O2 menjadi spesifik). Substrat sekaligus juga mereduksi oksigen (O2), sehingga membentuk air (H2O).
  • Enzim Hidrase
    Enzim hidrase merupakan enzim yang berfungsi untuk menambah atau mengurangi air (H2O) dari senyawa tertentu tanpa menyebabkan senyawa tersebut terurai, contoh: aconitase , fumarase, dan enolase.
  • Enzim Dehidrogenase
    Enzim dehidrogenase adalah enzim yang berperan untuk mentransfer hidrogen dari satu zat ke zat lain.
  • Enzim Transfosforilase
    Enzim transfosforilase adalah enzim yang bekerja untuk mentransfer H3PO4 dari satu molekul ke molekul lain dibantu oleh ion Mg2 +.
  • Enzim Karboksilase
    Pengertian Enzim karboksilase adalah enzim yang berfungsi mengubah asam organik secara berulang-ulang. Piruvat menjadi asetaldehida dibantu oleh piruvat karboksilase dari Enzim Desmola se adalah enzim yang berfungsi membantu transfer / penggabungan ikatan karbon. Contoh: aldolase diubah dalam pemecahan fruktosa menjadi gliseraldehida dan dehidrokokseton.
  • Enzim peroksida adalah enzim yang berfungsi dalam membantu oksidasi senyawa fenolat, sedangkan dari oksigen yang digunakan, diambil dari H2O2. c.
  Cara Mendaftar Donor Organ Tubuh Setelah Meninggal

Pengertian Enzim Pencernaan Manusia serta Fungsinya dan Jenisnya

Enzim dalam pencernaan manusia terdapat dalam beberapa organ tubuh yang menghasilkan enzim, yaitu mulut, lambung, usus halus, dan pankreas.

  • Enzim Mulut
    Enzim ptialin berfungsi dalam mengubah amilum menjadi maltosa.
  • Enzim Lambung
    Enzim renin berfungsi mengubah kasionogen menjadi kasein (protein susu) dan mengendapkan kasein susu Enzim pepsin berfungsi dalam mengubah protein menjadi pepton Enzim lipase gastrik berfungsi dalam mengubah trigliserida menjadi asam lemak.
  • Enzim Usus Halus
    • Enzim maltase berfungsi dalam mengubah maltosa menjadi glukosa
    • Enzim laktase berfungsi dalam mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa
    • Enzim lipase berfungsi dalam mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol
    • Enzim peptidase berfungsi dalam mengubah polipeptida menjadi asam amino
    • Enzim enterokinase berfungsi dalam mengubah tripsinogen menjadi tripsin.
    • Enzim sukrase berfungsi dalam mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa

Macam-Macam Enzim Pankreas

  • Enzim amilase berfungsi dalam menguraikan amilum menjadi maltosa atau disakarida.
  • Enzim tripsin berfungsi dalam mengubah pepton (protein) menjadi asam amino.
  • Enzim lipase pankreas berfungsi dalam melakukan imulsi lemak menjadi asam lemak dan gliserol
  • Enzim karbohidrase berfungsi dalam mencerna amilum menjadi maltosa atau disakarida lainnya.

Molekul awal yang dikenali dan diikat secara spesifik oleh enzim (substrat) menjadi molekul lain (produk). Kemampuan enzim untuk mengaktifkan senyawa lain dengan cara spesifik disebut dengan biokatalisator.

Ikatan enzim dengan substrat adalah sebuah ikatan yang spesifik, jadi hanya enzim-enzim tertentu yang dapat mengikat substrat tertentu. Setelah itu barulah substrat tersebut aktif dan barulah terbentuk perubahan kimiawi.

Fungsi Enzim

Fungsi Enzim

Pengertian Fungsi Enzim adalah sebagai katalisator yang mempercepat terjadinya laju sebuah reaksi. Didalam tubuh manusia, enzim berfungsi untuk memperlancar proses pencernaan.

Dimulai dari :

1. Mulut Enzim Amilase, terdapat didalam saliva (air ludah), dihasilkan oleh kelenjar parotis (kelenjar ludah) dan pankreas. Fungsi untuk mengubah amilum menjadi maltosa (molekul yang lebih sederhana). Contohnya jika kita makan nasi dan mengunyahnya selama 3 menit atau lebih, maka kita akan merasakan rasa manis. Hal tersebut terjadi karena ada efek dari enzim amilase

2. Lambung Enzim Renin, terdapat didalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Fungsi untuk mengubah kaseinogen menjadi kasein. Enzim Pepsin, terdapat didalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Fungsi untuk mengubah protein menjadi pepton, proteosa dan polipeptida. Enzim Lipase, berfungsi dalam mengubah trigliserida menjadi asam lemak

3. Usus Halus Enzim Laktase, fungsi mengubah laktosa menjadi galaktosa dan glukosa Enzim Maltase, fungsi mengubah maltosa (hasil dari kerja Amilase disaliva) menjadi glukosa Enzim Lipase, fungsi mengubah lemak menjadi gliserol dan asam lemak Enzim Enterokinase, fungsi mengubah tripsinogen menjadi tripsin Enzim Peptidase, fungsi mengubah polipeptida (hasil dari kerja Tripsin dipankreas) menjadi asam amino (protein yang diserap kedalam darah) Enzim Sukrase, fungsi mengubah sukrosa (diperoleh dari konsumsi buah-buahan seperti tebu dll) menjadi fruktosa dan glukosa

4. Pankreas Enzim Tripsin, fungsi mengubah protein menjadi polipeptida Enzim Lipase, fungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol (agar dapat dicerna) Enzim Amilase, fungsi mengubah amilum menjadi maltosa atau disakarida Enzim Karbohidrase, fungsi mencerna amilum menjadi maltosa

  Mengenal Penyakit Kanker

Sifat Enzim

Enzim hanya disintesis oleh sel dan juga di dalam sel. Enzim-enzim tersebut mempunyai tempat khusus di dalam sel, misalnya enzim dalam siklus Krebs berada di matriks ekstraseluler, sedangkan enzim dalam proses glikolisis berada di dalam sitoplasma sel.

Suhu enzim sama dengan sel, kecepatan laju reaksi yang dikatalisis oleh enzim meningkat seiring dengan peningkatan suhu. Pada suhu yang terlalu tinggi, enzim akan terurai. Sedangkan pada suhu 0 derajat Celcius, enzim menjadi tidak aktif.

Tingkat keasaman enzim di lingkungan sekitarnya adalah netral (tidak asam atau basa). Ketika pH terlalu asam atau terlalu basa, enzim menjadi kurang aktif. Semakin tinggi konsentrasi enzim maka reaksi akan meningkat hingga batas tertentu Laju reaksi akan meningkat jika konsentrasi substrat juga meningkat.

Enzim sangat spesifik tentang ikatannya dengan molekul Enzim memiliki sifat biokatalitik. Katalis, yaitu kemampuan untuk mentransfer atau membawa senyawa / molekul ke kondisi lain. Secara umum enzim memiliki empat sifat khusus, dimana sesuatu dapat disebut sebagai enzim apabila memiliki empat sifat berikut, yang terdiri dari: 1. Protein

Semua sifat protein sama dengan enzim, tetapi sifat enzim tidak berlaku untuk protein. Jadi, hampir lebih dari separuh protein dalam sel adalah enzim. 2. Katalis enzim adalah katalis yang dapat mengubah kecepatan reaksi, tanpa bereaksi. Aktivitas enzim dapat diatur.

Enzim dapat meningkatkan laju reaksi pada kondisi normal yaitu dari tekanan, temperatur, dan pH. Laju katalitik yang diberikan oleh enzim juga lebih tinggi daripada katalis normal dalam hal peningkatan laju reaksi.

Molekul aktif yang awalnya hanya diaktivasi oleh substrat menjadi produk oleh enzim. Molekul yang diaktifkan ini akan mengalami peningkatan energi kinetiknya.

Spesifik Enzim tertentu hanya dapat mengikat pada substrat (tertentu) tertentu, sampai terjadi aktivasi substrat dan terjadi perubahan kimiawi pada molekul atau senyawa yang terikat.

Struktur Enzim

Enzim disebut juga dengan Holoenzim, yang terbagi menjadi dua yaitu apoenzim dan kofaktor. Apoenzim merupakan penyusun utama enzim yaitu bagian aktif enzim yang terdiri dari protein yang tidak stabil dan mudah dimodifikasi.

Hingga kofaktor dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi enzim yang normal. Kofaktor adalah komponen yang berupa molekul non protein. Kofaktor dapat memiliki ikatan kuat atau lemah dengan protein enzim. Jika kofaktor memiliki ikatan kuat dengan protein enzim, itu disebut prostetik.

Jika kofaktor terdiri dari molekul organik non-protein yang tidak terikat / terikat secara longgar dengan suatu protein enzim, maka disebut koenzim. Kofaktor terbagi menjadi dua lagi yaitu molekul organik dan anorganik. Molekul organik (koenzim) misalnya adalah vitamin. Sedangkan molekul anorganik (ion logam) adalah contoh Fe + 2, Mn +

Namun, penting untuk diketahui bahwa tidak semua enzim memiliki struktur yang lengkap (mereka memiliki apoenzim dan kofaktor). Misalnya seperti enzim ribonuklease pankreas yang hanya terdiri dari polipeptida, dan tidak mengandung gugus kimia lain.

Struktur Enzim Berdasarkan Fungsinya

1. Berdasarkan tempat kerja enzim yaitu: Endoenzim (enzim intraseluler): merupakan enzim yang bekerja di dalam sel. Eksogen (enzim ekstraseluler): merupakan enzim yang bekerja di luar sel

  Bagian Bagian Mata

2. Berbasis tentang bagaimana mereka terbentuk, yaitu: 13 enzim konstitutif: yaitu enzim yang jumlahnya dipengaruhi oleh kandungan molekul awal (substrat). Contohnya adalah enzim amilase yang ditemukan dalam air liur.

Enzim adaptif: enzim yang pembentukannya dirangsang oleh adanya substrat, seperti enzim β-galaktosidase yang dihasilkan oleh bakteri E. coli ditanam dalam media yang mengandung laktosa

3. Berdasarkan proses metabolisme, yaitu: Enzim katalase: enzim yang merupakan antioksidan pada makhluk hidup yang mengubah hidrogen peroksida (H2O2) dari respirasi (inhalasi) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2).

Hal ini dilakukan oleh tubuh melalui enzim katalase karena H2O2 berbahaya bagi tubuh karena mudah bereaksi (zat pengoksidasi kuat) dan berkarat.

Enzim oksidase: adalah enzim yang berfungsi mempercepat pengikatan ikatan oksigen (O2) pada substrat tertentu dengan mengkatalis transfer elektron, dan pada saat yang sama oksigen juga direduksi menjadi air (H2O)

Enzim karboksilase: enzim yang fungsinya untuk mengubah asam organik berulang kali- alik. Seperti enzim piruvat karboksilase yang mengkatalisis proses karboksilasi asam piruvat menjadi oksaloasetat.

Dalam keadaan kekurangan oksigen dalam tubuh, asam piruvat dipecah secara anaerob untuk menghasilkan asam laktat pada manusia dan hewan, menjadi etanol pada tumbuhan. Menyusun Asid laktik ini akan menyebabkan keletihan atau keletihan yang ketara pada seseorang.

Enzim hidrase: adalah enzim yang berfungsi meningkatkan atau menurunkan air (H2O) dari sebatian tertentu, tanpa menyebabkan pemecahan sebatian. Contoh enzim hidrase seperti aconase, enolase, dan fumarase.

Enzim Dehidrogenase: adalah enzim yang fungsinya memindahkan hidrogen dari satu molekul / zat ke bahan lain. Oleh itu, enzim ini dapat membantu menjalankan proses pengoksidaan pada sel hidup.

Enzim Desmolase: adalah enzim oksidase dan reduktase yang fungsinya membantu menggabungkan atau memindahkan ikatan karbon, dan menghentikan ikatan C-C, C-N. Seperti enzim aldolase yang ditukarkan dalam pemecahan fruktosa menjadi gliseraldehid dan dehidrokseton.

Enzim Transphoforylase: enzim yang berfungsi untuk memindahkan H3PO4 dari satu molekul / bahan ke yang lain dengan bantuan ion magnesium (Mg2 +).

Pengertian Enzim peroksida: adalah enzim oksiduktase yang terdiri daripada protein heme yang terdapat pada organisma prokariotik dan eukariotik. Fungsinya adalah untuk memangkinkan proses oksidase substrat organik dengan H2O2, dan mengurangkannya menjadi H2O. 4. Berdasarkan proses tindak balas pemangkin, iaitu: a. Karbohidrat

Pengertian Enzim karbohidrat adalah enzim yang menjadi pemangkin pemecahan karbohidrat. Enzim ini banyak terdapat dalam air liur (air liur) dan usus kecil. Contoh enzim ini ialah enzim selulosa, amilase, pektinase, maltosa, sukrosa, laktosa. (fungsinya telah dibincangkan di atas) .

Protease enzim protease juga disebut proteinase, proteolitik atau peptidase. Ini adalah enzim yang menjadi pemangkin pemecahan rantai protein dalam tubuh, sehingga protein yang masuk melalui makanan dapat menjadi molekul yang lebih sederhana yang diserap ke dalam saluran darah dan dibawa ke peredaran ke seluruh tubuh.

Enzim protease ini terutamanya terdapat di perut dan saluran usus. Contoh enzim ini ialah enzim pepsin, renin, trypsin, enterokinase, peptidase, dan gelatinase. c. Esterase Esterase adalah enzim yang menjadi pemangkin pemecahan rantai ester, terutama yang terdapat dalam asid nukleik dan lipid (lemak). Contoh enzim esterase adalah enzim lipase dan fosfatase.

Itulah, pembahasan kali ini mengenai enzim semoga bermanfaat dan terimakasih..