Sosiologi Pembangunan

Posted on

Sosiologi Pembangunan – Pada kesempatan kali ini sosiologi.co.id akan membahas materi mengenai Sosiologi Pembangunan yang akan di jelaskan mulai dari pengertian, ciri, jenis, contoh, konsep, makalah fungsi, struktur dan makalah. Yuk simak pembahasan di bawah ini:

Sosiologi dan pengembangan adalah istilah yang bersifat preskriptif dan memiliki rencana kebijakan dalam kehidupan masyarakat. Rencana ini telah berubah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga program ini pada akhirnya berhasil, tidak hanya tentang ekonomi tetapi juga aspek sosial.

Pengertian Sosiologi Pembangunan

Sosiologi Pembangunan

Memahami perkembangan dalam ilmu sosiologi adalah bagaimana pemerintah menggunakan masyarakat untuk mencapai hasil yang baik, terutama efek dari masalah sosial. Upaya ini telah dilakukan karena program yang dikeluarkan oleh pemerintah mungkin bukan yang mereka cari, tetapi harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.

Memahami Sosiologi Pembangunan Menurut Pendapat Para Ahli

Menurut para ahli, definisi sosiologi perkembangan adalah sebagai berikut:

Menurut Soerjono Soekanto

Teori sosiologi dan karakteristiknya mendefinisikan bahwa pengetahuan sosiologi adalah bagian dari konsep penerus kebaikan bersama. Oleh karena itu, konsep ini dianggap sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di komunitas pedesaan atau perkotaan.

Menurut Marx Weber

Definisi sosiologi perkembangan adalah studi sosial yang memiliki dampak positif pada munculnya metode baru dalam pengembangan manusia dan lingkungannya.

Baca Juga :  Fungsi Negara

Dari pengertian sosiologi pembangunan menurut pendapat para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa sosiologi pembangunan adalah konsep atau metode yang digunakan untuk memberikan kajian sosial dalam arti program pembangunan negara. Penelitian ini diperlukan untuk mempengaruhi keberhasilan masyarakat.

Perkembangan Sosiologi Pembangunan

Ruang lingkup studi dalam sosiologi perkembangan, antara lain, sebagai berikut;

  • Pembangunan di negara-negara miskin dalam hubungan sosial dan ekonomi
  • Pandangan tentang karakteristik komunitas dalam pembangunan.
  • Hubungan sosial antara budaya dan ekonomi dalam pembangunan
  • Proses atau metode pembangunan dan perubahan sosial dalam masyarakat
  • Implikasi bagi teori perubahan sosial dalam pembangunan.
  • Ruang lingkup penelitian dalam sosiologi perkembangan sesuai dengan apa yang ditulis Webster pada saat itu sebagai sosiolog modern.

Fungsi Sosiologi Perkembangan

Ada berbagai fungsi yang dapat diberikan dalam sosiologi perkembangan, termasuk yang berikut;

Pengembangan Personel dan Ekonomi Masyarakat

Fungsi yang dipelajari dalam sosiologi perkembangan adalah untuk menggabungkan dua elemen yang sering tidak tersentuh. Unusr adalah elemen SDM (Sumber Daya Manusia) dan demokrasi, dengan studi yang berfokus pada kesehatan dan perdamaian di masyarakat.

Pengembangan Infrastruktur yang Sesuai di Masyarakat

Mengembangkan infrastruktur yang sejalan dengan gereja adalah untuk menyediakan apa yang dibutuhkan gereja, daripada memberikan apa yang diinginkannya. Karena apa yang dibutuhkan lebih bermanfaat daripada apa yang dibutuhkan.

Pengembangan Wisata Komunitas

Pariwisata dan masyarakat adalah elemen yang harus dipahami dalam sosiologi pembangunan. Unsur ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata yang tersedia, baik wisata alam dan pertanian serta pariwisata tradisional / budaya.

Perencanaan Penting yang Sesuai Dengan Masyarakat

Perencanaan permintaan sesuai dengan keinginan masyarakat adalah fokus studi dalam sosiologi perkembangan. Bentuk sebenarnya dari ini adalah, misalnya, bahwa implementasi direncanakan untuk pembangunan Sunda Jembata Selatan (JSS).

Baca Juga :  Cara Membuat Skripsi

Perencanaan gagal dan pemerintah lebih fokus pada pembangunan di Indonesia timur seperti Papua. Proses perencanaan ini diinginkan bersama dengan studi dalam sosiologi perkembangan.

Dalam sosiologi pembangunan, sikap terhadap kesetaraan dan kesejahteraan sosial lebih penting daripada ketimpangan sosial.

Contoh Penelitian Tentang Sosiologi Pembangunan

Contoh studi pengembangan dalam studi tentang sosiologi pembangunan adalah, misalnya, kebijakan Joko Widodo untuk pembuatan kartu untuk Indonesia sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat. Kebijakan yang diterbitkan oleh Presiden secara tidak langsung melakukan studi tentang sosiologi pembangunan.

Studi ini menemukan bahwa Indonesia akan menyelidiki bonus demografi sekitar tahun 2020. Keputusan untuk membuat bonus demografis ini sebagai prasyarat untuk keberhasilan masyarakat karena itu harus bijaksana, sehat dan berpendidikan. Oleh karena itu, studi politik presiden adalah bagian dari sosiologi pembangunan.

Ilmu atau pengetahuan sosiologi sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk memberikan data sosial yang diperlukan dalam tahap perencanaan, pencarian, penerapan dan evaluasi dari proses pembangunan.

Dalam fase perencanaan, hasil penelitian sosiologis dapat digunakan sebagai bahan dalam fase evaluasi. Dalam fase aplikasi, sosiologi dapat digunakan sebagai identifikasi kekuatan sosial yang ada di masyarakat.

Jika kita mengetahui kekuatan sosial ini, kita dapat mengetahui elemen-elemen yang dapat mendorong pembangunan dan menghambat pembangunan.

Sejauh ini, konsep pembangunan telah menjadi ideologi yang menggambarkan kegiatan untuk mendorong pertumbuhan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembangunan berkaitan erat dengan soologi pembangunan.

Hanya bertindak, curiga, jaga keluarga tetap tegak, tidak rumit, tertutup dalam masalah keuangan, menghargai orang lain ketika janji dibuat, selalu diingatkan tentang bagaimana bekerja bersama, secara demokratis, beragama dan lain-lain.

Pembangunan dalam sosiologi adalah cara menggerakkan masyarakat untuk mendukung pembangunan, sementara masyarakat adalah kekuatan pembangunan dan dampak pembangunan.

Baca Juga :  Teori Sosiologi

Dengan kata lain, masyarakat adalah subjek dan objek dalam pembangunan. Mengapa Karena itu, pembangunan pada dasarnya adalah upaya untuk membawa standar kehidupan masyarakat ke tingkat yang lebih baik, lebih sejahtera, lebih damai, dan untuk menjamin kelangsungan hidup di masa depan.

Dalam konteks perempuan Indonesia, harapan ini diwujudkan dengan kata-kata yang adil dan sukses.

Demikian Pembahasan Kita Kali Ini Mengenai Sosiologi Pembangunan, Terimakasih Telah Setia Bersama kami dan nantikan pembahasan menarik lainnya di sosiologi.co.id. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :