Sosiologi Politik

Posted on

Sosiologi Politik – Pada kesempatan kali ini sosiologi.co.id akan membahas materi mengenai Sosiologi Politik yang akan di jelaskan mulai dari pengertian, ciri, jenis, contoh, konsep, makalah fungsi, struktur dan makalah. Yuk simak pembahasan di bawah ini:

Sosiologi politik adalah penyelidikan hubungan antara negara dan masyarakat. Sosiologi menggunakan sejarah komparatif untuk menganalisis tren sosial-politik yang sedang berlangsung.

Pertanyaan penelitian yang dapat ditanyakan dalam bidang ini adalah: “Mengapa begitu sedikit warga di Amerika Serikat yang memberikan suara?” Bidang ini mulai berkembang dari karya Moisey Ostrogorsky, Max Weber dan Barrington Moore, Jr.

Pengertian Sosiologi Politik Menurut Para Ahli

Sosiologi Politik

Pengertian Sosiologi Politik Menurt Pendapat Gordon Marshall

Sosiologi politik adalah cabang sosiologi yang menganalisis sebab dan akibat sosial pada peran kekuasaan dalam masyarakat. Dengan munculnya konflik sosial dan politik, alokasi berubah.

Pengertian Sosiologi Politik Menurt Pendapat Kolkorj

Sosiologi politik adalah studi tentang partisipasi dalam kegiatan untuk kehidupan yang luas dan sempit.

Baca Juga :  Sosiologi Kesehatan

Menurt Pendapat Tom Bottomove

Sosiologi politik adalah ilmu yang mengarah ke level atau kelas sosial, partai politik, gerakan sosial, aksi politik dan politik global.

Menurt Pendapat Fanlks

Sosiologi politik adalah studi yang meneliti keseimbangan kekuasaan yang saling terkait antara masyarakat sipil dan negara.

Menurt Pendapat Maure Dekverger

Sosiologi politik adalah studi tentang tata kelola yang menguasai semua masyarakat manusia tidak hanya dalam masyarakat nasional, tetapi juga dalam komunitas lokal dan masyarakat lain.

Menurt Pendapat Rush dan Ahoff

Sosiologi politik adalah suatu proses, terutama dalam proses hubungan politik dan komunitas, hubungan antara struktur sosial dan perilaku sosial dan perilaku politik.

Menurt Pendapat Maunce Duverger

Studi tentang kekuatan setiap kelompok orang tidak hanya di dalam bangsa

Menurt Pendapat Pitirim Sorokin

Mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara berbagai jenis fenomena sosial, hubungan dan pengaruh timbal balik antara fenomena sosial dan non-sosial, dan karakteristik umum semua jenis fenomena sosial

Menurt Pendapat Mango Rahuman, M.Sc.

Sosiologi politik adalah studi tentang hubungan antara masalah politik dalam masyarakat antara struktur sosial dan struktur politik dan antara perilaku sosial dan perilaku politik.

Menurt Pendapat A.A. Kata Gatara, M.Sc.

Sosiologi politik adalah disiplin ilmu yang meneliti hubungan politik antara hukum dan masyarakat, lembaga politik di sisi lain dan masyarakat dengan proses politik (partisipasi, hubungan masyarakat, konflik, dokumen komunikasi dan lain-lain).

Menurt Pendapat Moh. Dzulkiah Said, M.Sc.

Sosiologi politik adalah studi tentang hubungan masyarakat dan kebijakan hukum, lembaga politik di sisi lain dan masyarakat dengan proses politik (sosialisasi, partisipasi, konflik, komunikasi rekrutmen dan lain-lain).

Peran Sosiologi Politik

Setelah beberapa fase penelitian, sosiologi berperan dalam pembangunan, terutama dalam perkembangan politik. Peran utama adalah menyediakan data penelitian untuk kebutuhan perencanaan, evaluasi dan implementasi pembangunan.

Baca Juga :  Metode Penelitian Kualitatif

Contoh sosiologi politik

  • Seorang komandan TNI bernama Sudarsono mengunjungi Istana Gedung Agung di Yogyakarta pada 3 Juli 1946 untuk menemui Presiden Sukarno dan menyerukan pembubaran kabinet Sutan Sjahrir. Insiden ini merupakan kudeta pertama di Indonesia.
  • Pada tahun 1982, Kenya juga mengalami dua peristiwa yang merupakan efek dari sosiologi politik yang tidak setara. Kenya dipimpin oleh seorang diktator bernama Daniel Arap Moi. Kemudian sekelompok angkatan bersenjata melancarkan kudeta terhadapnya.
  • Pada 2016, Turki baru-baru ini melakukan kudeta terhadap Presiden Erdogan oleh sekitar 500 simpatisan dari kubu oposisi.

Ciri Ciri sosiologi politik

Menjadi salah satu ciri sosiologi politik adalah sebagai berikut;

  • Secara empiris, ini berarti bahwa ilmu sosiologi politik tidak muncul dari prasangka atau prasangka terhadap kondisi sosial.
  • Dalam teori, karakteristik sosiologi politik sebagai ilmu didasarkan pada studi teori yang ada dalam sosiologi dan ilmu politik.
  • Secara logis, karakteristik ini menunjukkan bahwa studi dalam sosiologi politik dapat direkam dengan akal sehat.
  • Kumulatif, yang berarti bahwa ada hubungan yang baik dalam sosiologi politik, misalnya hubungan antara satu teori dengan yang lain atau bahkan penolakan disatukan dalam teori sebelumnya.
  • Secara tidak etis, ini berarti bahwa, dari perspektif sosiologi politik, ini bukan tentang yang baik dan yang buruk, melainkan tujuan yang dapat dijelaskan sesuai dengan kemampuan sosiologi politik.

Ruang Lingkup Sosiologi Politik

Ruang lingkup studi dalam sosiologi politik adalah sebagai berikut;

Sosiologi Politik Sebagai Gelar Negara

Studi pertama dalam sosiologi politik bersifat spesifik negara, khususnya dalam hal respons masyarakat di dalamnya dan kebijakan yang harus diambil untuk membuat masyarakat menjadi kenyataan dan makmur.

Dalam hal ini, misalnya, Kebijakan Program untuk Smart Indonesia atau Program untuk Indonesia Sehat dapat diterapkan untuk mengambil keuntungan dari bonus demografis di Indonesia. Kebijakan ini ditempuh oleh negara berdasarkan studi sosiologi politik.

Baca Juga :  Data Kualitatif

Sosiologi Politik Sebagai Studi Tentang Kekuasaan

Selain itu, sosiologi politik, sebagai investigasi negara dalam perannya, juga digunakan untuk mengatasi kekuatan abadi dengan cara yang baik.

Kekuatan ini diperoleh melalui studi dalam sosiologi politik, terutama dengan mendapatkan partisipasi masyarakat agar dapat memberikan kepercayaan.

Contoh yang bisa diberikan, misalnya, adalah ketika kampanye politik membutuhkan partisipasi besar rakyat Indonesia untuk mendapatkan dukungan.

Konsep Sosiologi Politik

Konsep-konsep dalam studi sosiologi politik yang ada adalah sebagai berikut;

  • Sosialisasi politik, sosialisasi dalam sosiologi politik sangat penting bagi siapa saja yang ingin mendapatkan kekuasaan. Konsep ini ditemukan melalui pemahaman penelitian sosial sehingga hasilnya sesuai dengan apa yang ada di masyarakat.
  • Partai politik, konsep kedua ini mengacu pada partai politik dalam memberikan pelajaran dan memberikan wawasan kepada publik.
  • Kontraksi politik, bagian ketiga dari konsep sosiologi politik adalah memberikan kontraksi politik, baik sebagai anggota atau dalam partisipasi yang diinginkan.
  • Komunikasi politik, komunikasi politik menjadi penting dalam konsep sosiologi politik. Pesan ini diberikan oleh sebuah studi tentang masalah kekuasaan.

Demikian Pembahasan Kita Kali Ini Mengenai Pengertian Sosiologi Politik, Terimakasih Telah Setia Bersama kami dan nantikan pembahasan menarik lainnya di sosiologi.co.id . Semoga bermanfaat.

Baca Juga :