Tata Cara Mandi Wajib Laki-Laki Yang Benar Dan Sah

Posted on

Tata Cara Mandi Wajib Laki-Laki Yang Benar Dan Sah – Kebersihan menjadi hal yang sederhana namun penting untuk dijaga. Mungkin Anda pernah mendengar seruan untuk menjaga kebersihan terlalu sering. Dari masa kanak-kanak hingga dewasa, banyak tips agar selalu kita jaga kebersihannya.

Pentingnya menjaga kebersihan juga ditanamkan di setiap agama, termasuk Islam. Islam adalah agama yang mencintai kebersihan.

Tentu Anda pernah mendengar slogan “Kebersihan adalah bagian dari iman.” Oleh karena itu, sebagai muslim yang baik, kita harus selalu menjaga kebersihan terutama kebersihan diri.

Definisi

Mandi besar atau bak mandi wajib adalah mandi atau menyiram air dengan cara tertentu untuk menghilangkan hadat yang besar.

Mandi Mandi merupakan kebiasaan yang wajib dilakukan jika terjadi beberapa hal, antara lain keluarnya air mani, pertemuan kedua alat kelamin meski tidak ada air mani yang keluar, serta berhentinya haid dan darah nifas.

Mandi sampah diartikan sebagai mencuci seluruh tubuh dengan air dengan cara tertentu untuk menghilangkan hadd dalam jumlah besar.

Niat Dan Doa Mandi Wajib

Cara mandi wajib pertama yang benar tentu saja niat. Padahal, cara mandi tidak terlalu berbeda dengan mandi biasa.

Tetapi perbedaan utama terletak pada pengucapan niat ini. Saat mandi wajib, Anda bisa membuat niat berikut:

Niat Dan Doa Secara Umum

Berikut niat dan doa yang bisa menyelamatkan pria dan wanita dari hadad agung:

Nawaitul ghusla liraf ‘il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta’ala.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Situs Lowongan Kerja Terpercaya

“Saya berniat berwudhu untuk menghilangkan hadat agung dari Janab, fardu demi Allah taal.”

Niat Dan Doa Setelah Haid

Setiap wanita dewasa yang belum mengalami menopause harus mendapatkan menstruasi bulanan.

Setiap kali siklus haid berakhir, setiap wanita harus mandi besar-besaran atau berenang untuk kembali beribadah.

Nawaitul ghusla liraf’i hadatsil haidil lillahi Ta’aala.

“Saya akan mandi untuk membersihkan hadi besar haid karena Allah Ta’al.

Niat Dan Doa Setelah Nifas

Masa nifas adalah suatu keadaan dimana rahim seorang wanita mengeluarkan darah selama atau setelah melahirkan

Selama kurang lebih 40 hari, saat darah nifas keluar, wanita dilarang shalat dan berpuasa.

Berikut niat dan doa setelah melahirkan:
Nawaitul ghusla liraf’i hadatsin nifaasi lillahi Ta’aala.

“Aku akan mengambil wudhu untuk membersihkan hadad agung nifs, demi Allah Taala.”

Tata Cara Mandi Wajib Laki-Laki Yang Benar Dan Sah

Tata cara wajib mandi atau harpa dijelaskan secara detail dari awal pintu masuk hingga keluar dari kamar mandi.

Berikut adalah praktik mandi yang harus Anda ketahui:

  • Ambil air dan cuci tangan sebanyak 3 kali.
  • Singkirkan semua hal najis yang melekat pada tubuh.
  • Lakukan wudhu seolah-olah Anda akan berdoa, termasuk shalat.
  • Mulailah mandi besar Anda dengan 3 pancuran.
  • Bilas kiri dan kanan masing-masing 3 kali.
  • Satu hal yang perlu diingat adalah dengan mencuci bagian belakang tubuh sebanyak 3 kali dan membuang rambut dan janggut (jika ada).

Pastikan air masuk ke lipatan kulit dan akar rambut Anda, Selain itu coba sentuh alat kelamin Anda dengan tangan saat melakukan prosedur mandi yang dijelaskan di atas.

Namun bila diraba, ambil airnya lagi untuk berwudhu.

Dari semua langkah di atas, sangat penting untuk membersihkan kotoran dan menyiramkan air ke seluruh tubuh.

Selebihnya adalah sunnah mu’akkada dengan keutamaan yang tidak boleh dianggap enteng.

Cara mandi wajib untuk pria

Ada beberapa prosedur mandi berbeda yang harus dimiliki untuk pria dan wanita

Satu hal yang khusus disesuaikan untuk pria adalah potongan rambut di pangkal rambut.

Baca Juga :  Cara Menanam Kacang Tanah

Di bawah ini adalah urutan tata cara wudhu Junub, yang ditelusuri sesuai dengan hadits Al Bukhari:

  • Cuci tangan Anda.
  • Peras airnya dengan tangan kanan di atas tangan lainnya, lalu cuci alat kelamin Anda.
  • Berwudhu saat Anda akan pergi sholat.
  • Cuci rambut Anda dengan memasukkan jari-jari Anda ke pangkal rambut.
  • Cuci rambut Anda 3 kali.
  • Cuci semua anggota badan.
  • Cuci kedua kaki.

Cara Mandi Wajib Untuk Wanita

Prosedur untuk wanita hampir sama, Anda bahkan tidak perlu melonggarkan kepangannya.

Hal ini sesuai dengan pernyataan H. R. At-Tirmidzi yang berbunyi: “Aku bertanya, ya Rasulullah! Memang, saya wanita yang sangat kuat dengan rambut dikepang, dapatkah saya melepaskannya saat mandi? Nabi menjawab: “Tidak, sebenarnya cukup menumpahkan air ke kepala sebanyak 3 kali.”

Sesuai dengan cerita ini, berikut adalah tata cara mandi Junuba untuk wanita:

  • Membaca niat.
  • Bersihkan telapak tangan (3 kali), kemudian bersihkan rektum dan alat kelamin (bersihkan dengan tangan kiri).
  • Untuk membersihkan alat kelamin Anda, cuci tangan dengan sabun atau kotoran.
  • Praktikkan wudhu ‘sebagai doa.
  • Cuci rambut Anda 3 kali dengan mencucinya.
  • Bilas housing dengan air mulai dari sisi kanan hingga kiri.

Hal yang menyebabkan wajib mandi.

Ada beberapa hal yang membuat seseorang wajib mandi. Faktor ini bisa dilakukan baik oleh pria maupun wanita.

Keluarnya Air Mani Dengan Nafsu

Ada beberapa anjuran yang menunjukkan bahwa seseorang yang mengeluarkan spermanya dengan nafsu, antara lain mandi.

“Wa di kuntum junuban fattahharu”.
Berarti:
Dan jika Anda seorang junub, mandilah. (QS. Al Maidah: 6)

“Y Ayyuhallana man l takrabu-alta wa antum sukr att ta’lam m taklna wa l junuban il ‘bir sablin att tagtasil”,
Berarti:
Wahai orang-orang beriman, jangan sembahyang saat kamu sedang mabuk agar kamu mengerti apa yang kamu katakan (bahkan jangan pergi ke masjid), kamu dalam keadaan junub jika kamu tidak pergi sampai kamu mandi. “(QS. An Nisa ‘: 43)

Hubungan Seksual Meskipun Tidak Ada Air Mani

Mengenai faktor ini, Aisha radhiallahu anha, dia berkata:

Baca Juga :  Wisata Kuliner Bogor Yang Bikin Anda Ketagihan

“Pria itu bertanya kepada Nabi (saw) tentang seorang pria yang melakukan hubungan seksual dengan istrinya, tetapi tidak keluar dari air mani. Apakah mereka berdua wajib mandi? Sallam berkata:” maksudnya Aisha), tapi itu tidak keluar dari air mani, lalu kami mandi.

Menghentikan perdarahan menstruasi dan pascapartum.
Penjelasan tentang keadaan ini dijelaskan dalam hadits “Aishyah radhiallahu” ankha, – kata Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) Fatime binti Abi Khubayshi.
“Ketika haid tiba, Anda harus berhenti berdoa. Ketika darah haid Anda berhenti, Anda harus mandi dan berdoa. ” (HR Bukhari No. 320 dan Muslim No. 333).

Ketika Non-Muslim Masuk Islam

Argumen yang menjelaskan faktor ini dapat ditemukan dalam hadits Quis bin Asim radhiallahu anhu.

“Dia masuk Islam, dan kemudian Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) memerintahkannya untuk membasuh diri dengan air dan daun sari (daun bidar).” (HR. Nasai No. 188, Pada Tirmidzi No. 605, Ahmad 5/61. Syekh Al Albani mengatakan hadits ini otentik).

Kematian

Artinya orang yang masih hidup wajib memandikan orang mati. Sebagian ulama berpendapat bahwa pembasuhan orang mati dilakukan menurut hukum fardhu kifayah, artinya jika ada orang yang melakukannya, maka sisa tugasnya akan rontok.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan dalam pembelajaran artikel diatas tentang Tata Cara Mandi Wajib Laki-Laki Yang Benar Dan Sah Semoga dengan artikel ini dapat membantu aktivitas anda, sehingga memudahkan dan melancarkan aktivitas sobat sekalian, Sampai bertemu artikel selanjutnya.

Baca Juga: